
Jakarta, akulahkira Indonesia
—
“We dreamin’ hard, we came so far, now I’ll believe… We’re goin’ up, up, up, it’s our moment, you know together we’re glowing, gonna be, gonna be golden.”
Seperti lirik Golden yang ia tulis, Ejae atau Kim Eun-jae tak pernah menyangka kariernya bisa berkilau keemasan setelah menerima tawaran bergabung dalam proyek
KPop Demon Hunters
(2025).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Apalagi penyanyi dan penulis lagu Korea-Amerika tersebut sempat gagal debut di SM Entertainment setelah menjalani training selama hampir 10 tahun sejak memulai proses pada usia 11 tahun.
Rasa tak percaya tersebut diungkapkan Ejae saat dirinya mendapatkan sejak film KPop Demon Hunters berhasil mendulang empat nominasi dalam Grammy Awards 2026 pada Jumat (7/11).
Di antara nominasi tersebut, ada Song of The Year untuk lagu Golden, lagu yang ikut ditulis oleh Ejae bersama Mark Sonnenblick, 24, Ido, dan Teddy.
Lagu yang menulari banyak orang itu menjadi satu dari dua lagu K-pop pertama dalam sejarah yang masuk dalam kategori prestise Grammy Awards soal penulisan lagu ini, bersamaan dengan APT. milik Rose dan Bruno Mars.
Dalam unggahan di Instagram pada Sabtu (9/11), perempuan berusia 31 tahun tersebut mengunggah rasa ketakjubannya, mendapatkan nominasi yang begitu prestise di momen dirinya juga pertama kali masuk Grammy Awards.
“Saya bahkan tidak punya kata-kata yang cukup untuk menggambarkan perasaanku. Ini melampaui segala hal yang pernah aku bayangkan, dinominasikan untuk Grammy adalah sesuatu yang luar biasa,” tulisnya dalam unggahan tersebut.
“Mengatakan bahwa ini adalah mimpiku rasanya masih kurang. Semua ini tidak akan mungkin terjadi tanpa dukungan luar biasa dari para penggemar film ini,” lanjutnya.
Capaian Ejae tersebut macam hadiah yang diperjuangkan selama lebih dari satu dekade. Setelah gagal debut di SM sebagaiĀ idol K-pop, Ejae memutuskan untuk melanjutkan studinya.
Perempuan kelahiran 6 Desember 1991 itu pindah ke Amerika Serikat dan belajar di New York University Tisch School of the Arts, serta benar-benar
move on
dari training pada 2015.
[Gambas:Video akulahkira]
Setelah lulus sekolah seni, ia kemudian memilih untuk menjadi penulis lagu dan produser. Ejae lalu bertemu musisi di bawah naungan SM, Andrew Choi, yang kemudian menjadi mentornya.
Rampung menjalani pelatihan penulisan lagu, Ejae kemudian terlibat dalam penggarapan lagu Psycho untuk Red Velvet yang membuka lebih banyak pintu untuk Ejae. Setelah itu, Ejae menghasilkan sejumlah lagu, di antaranya soundtrack drakor Woman of 9.9 Billion, Drama untuk aespa, dan Birthday untuk Red Velvet.
Hingga akhirnya ia memutuskan gabung dengan proyek KPop Demon Hunters. Dalam film animasi itu, ia bukan hanya menciptakan lagu fenomenal Golden, tetapi juga mengisi vokal karakter Rumi, vokalis trio fiktif HUNTR/X.
[Gambas:Instagram]
Lagu Golden yang bagaikan berisi curahan hati perjuangan EjaeĀ itu menjadi fenomenal setelah KPop Demon Hunters rilis pada Juni 2025. Lagu ini bukan hanya mendapat ulasan positif, tetapi mencapai masa keemasan sebagai lagu soundtrack.
Lagu ini mencapai nomor satu di Billboard Global 200, dan juga menduduki puncak tangga lagu di lebih dari 30 negara, termasuk Korea Selatan, Inggris, dan Amerika Serikat. Lagu ini juga memuncaki sepuluh besar tangga lagu di lebih dari 20 negara lain.
[Gambas:Youtube]
(gis/end)
Baca lagi: Pramono Opens Up About Searching Sub-Department Offices in East Jakarta
Baca lagi: Viral Dosen Malaysia Klaim Bangsa Romawi Belajar dari Negara Jiran
Baca lagi: Berkendara Sambil Bawa Anabul di Inggris Bakal Kena Denda Rp109 Juta
Baca lagi: Qatar, Tuan Rumah yang Merana di Piala Dunia U-17 2025
Baca lagi: PHOTO: Seconds after the car exploded on the streets of New Delhi



