Jet Li Geram Dituding Transplantasi Jantung demi Awet Muda

Situs News Indoesia Alternatif Informasi Berita Viral Terbaru

Jakarta, akulahkira Indonesia

Jet Li
kembali buka suara mengenai penampilan dan kesehatannya. Kini, ia membantah rumor menjalani transplantasi jantung atau transfusi darah supaya tetap terlihat awet muda.
Beberapa bulan terakhir, bintang laga berusia 62 tahun ini dihantui rumor sejumlah metode untuk menjaga penampilannya setelah terlihat lebih muda daripada foto-foto beberapa tahun lalu yang menampilkan dirinya tua dan ringkih.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Padahal, Jet Li pada 1 November sudah memperlihatkan bagian atas tubuhnya untuk menunjukkan bahwa ia tidak memiliki bekas luka operasi, sekaligus membuktikan dirinya tidak menjalani transplantasi jantung.
Namun, beberapa netizen tetap tidak yakin dan bahkan menduga bahwa ia menggunakan kulit buatan atau plasenta untuk menutupi bekas lukanya.
Ia kemudian mengunggah video berdurasi 2 menit 48 detik di media sosial pada 6 Desember dengan judul, “Daripada terus-menerus mengubah ini dan itu, mengapa tidak mengubah pola pikir Anda?”
[Gambas:Video akulahkira]
Ia menonaktifkan beauty filter video tersebut, yang memperlihatkan kerutan di sekitar mata dan dahinya.
“Mesin mobil bisa diganti jika rusak, dan baterai bisa diganti jika tidak berfungsi,” ujar Jet Li. “Tapi kalau jantung Anda tidak bermasalah, kenapa harus mengambil risiko menggantinya?”
Ia menekankan bahwa transplantasi jantung mengandung risiko penolakan organ, sehingga praktik ini hampir mustahil dibenarkan demi awet muda.
“Beberapa orang bilang transfusi darah bisa membuat awet muda, tapi apakah prosedur ini legal? Apakah sel punca untuk mengobati penyakit atau untuk awet muda?” tuturnya.
“Kalau hanya untuk awet muda, bukankah facelift atau prosedur kosmetik ringan lebih sederhana?”
Jet Li mempertanyakan tujuan utama menginvestasikan upaya dan sumber daya yang besar untuk mempertahankan keremajaan. Ia menekankan kuncinya ada di pola pikir,
apakah seseorang bahagia dan merasa nyaman.
“Jika saya bisa hidup sampai 150 atau 300 tahun, tetapi kondisi fisik dan mental saya tetap 70 atau 80 tahun, saya lebih memilih untuk tidak melakukannya.”
“Bukankah memperpanjang kondisi itu hingga 150 atau 300 tahun merupakan bentuk penderitaan?” ucapnya sembari menambahkan bahwa meskipun umur dapat diperpanjang, “perangkat kerasnya pada akhirnya akan rusak.”
Hingga akhirnya Li menegaskan kunci untuk tetap awet muda terletak pada pola pikir seseorang, dan menawarkan tiga cara untuk terlihat awet muda, yakni mewarnai rambut, merias wajah, dan menggunakan beauty filter.
“Menjadi lebih muda itu sangat sederhana,” tambahnya.
(chri)

Baca lagi: Maskapai Batalkan Ribuan Penerbangan, Bandara di India Chaos

Baca lagi: Judul tidak ditemukan

Baca lagi: 5 Manfaat Sirih Cina untuk Wajah, Bikin Kulit Makin Sehat

Baca lagi: Aura Kasih Akui Eks Suami Tak Beri Nafkah

Baca lagi: Susunan Pemain Indonesia vs Thailand di Final SEA Games 2025

Kamu mungkin juga menyukai: