5 Perbedaan Cerita The Housemaid Versi Film dan Novel

Situs News Indoesia Alternatif Informasi Berita Viral Terbaru

Jakarta, akulahkira Indonesia

Artikel ini mengandung spoiler.
The Housemaid
resmi tayang di bioskop Indonesia. Film thriller yang dibintangi Sydney Sweeney bersama Amanda Seyfried itu merupakan hasil adaptasi novel bertajuk serupa karya Freida McFadden.
Film tersebut digarap Paul Feig (Spy, Simple Favor, The School for Good and Evil) berdasarkan naskah yang ditulis Rebecca Sonnenshine.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sonnenshine membuat beberapa perbedaan signifikan dalam menggarap naskah film The Housemaid. Sebagian besar perbedaan itu membuat versi film lebih sadis dan tragis dibandingkan novel originalnya.
Namun, secara keseluruhan, film itu masih sama seperti novelnya dengan menceritakan seorang perempuan yang memiliki masa lalu kelam ingin mencoba membuka lembaran baru dengan menjadi asisten rumah tangga keluarga kaya.
Perempuan (Sydney Sweeney) itu akhirnya bekerja sebagai ART di keluarga Winchester (Brendan Sklenar, Amanda Seyfried) yang tampak sempurna, tapi ternyata menyimpan begitu banyak rahasia dan bahaya.
Berikut 5 perbedaan The Housemaid versi film dan novel.
[Gambas:Video akulahkira]
Cara Andrew siksa Millie
Baik dalam film maupun buku, Millie mulai memahami situasi sesungguhnya setelah Andrew mengurungnya di loteng, dan mulai menyiksanya.
Tetapi dalam buku, Andrew menyiksa Millie dengan harus bisa menyeimbangkan tiga buku besar di perutnya berjam-jam. Andrew memasang kamera untuk mengawasi. Saat Millie tidak melakukannya dengan benar pada percobaan pertama, Andrew menyuruhnya melakukannya lagi.
Dalam film, adegannya lebih brutal. Millie dikurung di loteng karena tidak sengaja memecahkan piring warisan keluarga. Andrew mengurungnya di loteng dan menyuruhnya mengiris perutnya 21 kali menggunakan pecahan piring antik itu.
Pembalasan Millie ke Andrew
Dalam buku, Millie mulai membalas Andrew dengan mengunci laki-laki itu di kamar loteng dan memintanya menyeimbangkan tiga buku yang sama di selangkangannya, lalu menyuruhnya mencabut giginya dengan tang.
Namun, situasi berbeda dalam film. Setelah dibebaskan, Millie menggunakan pisau yang disembunyikan Nina di dalam untuk menggorok leher Andrew dan menguncinya di dalam ruangan.
Saat Andrew kehabisan darah, Millie memecahkan lebih banyak piring porselen warisan keluarga Andrew di depan pintu dan menyuruhnya mencabut gigi depannya karena senyum sempurna pria itu memanipulasi banyak orang.
Lanjut ke sebelah…
Kematian Andrew
Dalam buku, Enzo si tukang kebun meyakinkan Nina untuk kembali ke rumah untuk menyelamatkan Millie. Nina pun kembali dan malah menemukan Andrew di loteng sudah mati kelaparan.
Namun, versi film mengambil langkah berbeda. Cece, sang anak, yang meminta Nina kembali ke rumah untuk membantu Millie. Saat kembali ke kamar loteng, Nina malah menemukan Andrew masih hidup dan berlari keluar coba kabur.
Tak hanya itu, ia mencoba menyerang Nina dan Millie, hingga memohon kepada Nina untuk memberinya kesempatan kedua.
Namun, Millie akhirnya mendorong Andrew dari tangga spiral mereka di mana dia jatuh dan meninggal dengan tragis.
Peran Enzo
Dalam novel, Enzo memiliki peran yang jauh lebih besar dalam cerita, seperti mencoba membantu Nina melarikan diri beberapa kali hingga membantunya menyewa perempuan baru untuk mengalihkan perhatian Andrew, hingga melindungi Cece.
Dalam film, karakter yang diperankan Michele Morrone ini hampir tidak menjadi bagian dari cerita. Pada akhirnya, memang dijelaskan ia membantu Nina coba melarikan diri, tetapi ia lebih berperan sebagai karakter latar daripada bagian kunci dalam film.
[Gambas:Photo akulahkira]
Ending The Housemaid
Dalam novel, polisi yang menginterogasi Nina mengungkapkan bahwa putrinya pernah memiliki hubungan dengan Andrew. Sedangkan versi film, polisi mengungkapkan saudara perempuannya pernah menjalin hubungan dengan Andrew.
Di akhir buku, Millie diceritakan dengan jelas bekerja sama dengan Enzo untuk membentuk kelompok untuk membantu perempuan yang berada dalam hubungan yang penuh kekerasan.
Bagian itu tidak ada dalam film. Namun, Millie ditampilkan kembali melamar menjadi ART di rumah perempuan yang mengalami kekerasan. Millie disebut sangat direkomendasikan Nina, sekilas serupa seperti akhir buku.
Seluruh kisah itu dapat disaksikan dalam The Housemaid yang tayang sejak 31 Desember di bioskop Indonesia.
5 Perbedaan The Housemaid Versi Film dan Novel
BACA HALAMAN BERIKUTNYA
HALAMAN:
1
2

Baca lagi: FOTO: Relokasi Warga Penghuni TPU Kebon Nanas Jaktim ke Rusunawa

Baca lagi: Netizen: John Herdman Terima Pekerjaan Paling Berbahaya di Bumi

Baca lagi: Usai Rumah Dirobohkan, Nenek Elina Lapor Dugaan Pemalsuan Akta

Baca lagi: FOTO: Bebas Pajak Jadi Kado Awal Tahun Pekerja 5 Sektor Padat Karya

Baca lagi: An error occurred: ‘NoneType’ object has no attribute ‘group’

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Kamu mungkin juga menyukai: